Jelang Libur Nataru, Disperindag Cilegon Gelar Operasi Pasar dan Tera Ulang SPBU

Jelang Libur Nataru, Disperindag Cilegon Gelar Operasi Pasar dan Tera Ulang SPBU

CILEGON,LINTASBANTEN.CO.ID- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menggelar operasi pasar khusus bersubsidi dan tera ulang alat ukur SPBU di Kota Cilegon.

Kegiatan tersebut dilakukan menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Khusus operasi pasar dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Cilegon dan tera ulang dilakukan di seluruh SPBU di Kota Cilegon.

Kepala Disperindag Kota Cilegon, Andriyanti menyampaikan operasi pasar itu digelar dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok tahun 2024.

“Operasi pasar bersubsidi ini merupakan program reguler Disperindag Kota Cilegon, kita lakukan untuk delapan kecamatan yang ada di Kota Cilegon,” ujarnya, Rabu (11/12/2024).

Operasi pasar tersebut dilakukan di seluruh kecamatan selama lima hari, sejak tanggal 9-13 Desember 2024.

Jumlah yang disiapkan untuk kegiatan itu yaitu sesuai data keluarga penerima manfaat (KPM) dari Dinas Sosial Kota Cilegon.

“Setiap kecamatan jumlahnya berbeda, kalau enggak salah ada 1.340 yang akan kami salurkan ke masyarakat,” jelasnya.

Dalam operasi pasar bersubsidi ini, Diaperindag Kota Cilegon telah bekerja sama dengan Bulog.

Di mana dalam penyalurannya, Disperindag bersama Bulog menyiapkan paket bahan pokok yang isinya 5 kg beras, 1 kg gula, 1 kg tepung terigu dan 1 liter minyak goreng.

“Kalau diharga normal itu bisa Rp 120 ribu, tapi dengan harga subsidi yang kami berikan itu dijual dengan harga Rp 60 ribu,” jelasnya.

Sementara untuk tera ulang alat ukur di SPBU dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi pelaksanaan Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Pengecekannya dimulai dari bensin di SPBU Pertamina dan gas-gas elpiji stok di masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya melakukan pengecekan tera ulang di SPBU 34.4024.11 Lingkungan Krenceng, Kota Cilegon.

Andriyanti menjelaskan, kegiatan tera ulang yang dilakukan pihaknya di SPBU Krenceng meliputi beberapa pemeriksaan.

Pertama yaitu memerika berat bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan tera ulang menggunakan alat ukur takar timbang.

Menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya bisa dipastikan lulus ujian tera.

Kata dia, setiap melakukan pengecekan dalam satu dispenser, pihaknya melakukan 3x pengecekan.

“Memang saat pemeriksaan pertama ada selisih 0,10, tetapi itu dalam ambang batas wajar karena batas toleransinya sampai dengan 60 mililiter per 20 liter,” jelasnya.

Namun pada saat pengecekan kedua, lanjut Andriyanti, hasilnya nol.

Begitu pun dengan pengecekan ketiga, yang menunjukan hasil nol.

Sehingga dipastikan, hasil tera ulang di SPBU tersebut dinyatakan aman.

Kemudian selain BBM, pihaknya juga melakukan pemeriksaan segel yang ada di dispenser pengisian BBM.

Andriyanti menyebut, pemeriksaan itu dilakukan tujuannya untuk mengecek keabsahan segel dari petugas penera.

“Pengecekan segel itu untuk menjamin keamanan tidak adanya kecurangan-kecurangan yang dilakukan SPBU,” ungkapnya.

Kemudian dari bidang Metrologi, lanjut Andriyanti, ada segel yang tertulis tanda peneranya.

Apabila segel itu rusak, maka ada dugaan segel itu dirusak dari SPBU.

“Tapi saat kami periksa saat ini, segelnya aman sesuai dengan penera yang melakukan tera di SPBU ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Metrologi Legal Disperindag Kota Cilegon, Hadi Permana menambahkan bahwa dalam menghadapi pelaksanaan Libur Nataru kali ini.

Pihaknya sudah melakukan pengawasan SPBU secara menyeluruh di semua SPBU yang ada di Kota Cilegon.

“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan kita, dua hari kebelakangan ini, semuanya sesuai dengan ketentuan, dengan batas kesalahan yang diizinkan,” ucapnya.

Dari sekitar 14 SPBU yang diawasi, pihaknya memastikan bahwa seluruh SPBU di Kota Cilegon aman saat pemeriksaan tera ulang.(*/red)