LINTASBANTEN.CO.ID– Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Namun, saat musim kemarau berkepanjangan melanda, sebagian masyarakat harus berjuang untuk mendapatkan air bersih demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini dirasakan oleh warga di Lingkungan Gunung Batur 1 dan Gunung Batur 2, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, yang mengalami kekeringan sejak awal tahun.
Sejak Januari 2026, wilayah Pulomerak, khususnya Lingkungan Gunung Batur 1 dan Gunung Batur 2, mulai mengalami penurunan ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut semakin parah sejak Mei 2026 hingga saat ini, sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Rumah Zakat Kota Cilegon menyalurkan 16.000 liter air bersih kepada warga di dua lingkungan tersebut. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, dan disambut antusias oleh masyarakat yang telah lama menantikan pasokan air bersih.
Air bersih didistribusikan menggunakan mobil tangki ke titik-titik penampungan yang telah disiapkan. Warga tampak membawa jeriken, ember, dan berbagai wadah penampung untuk mendapatkan air bersih yang akan digunakan memenuhi kebutuhan keluarga mereka.
Saibani, Branch Manager Rumah Zakat Kota Cilegon, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan respons atas kondisi kekeringan yang dialami masyarakat serta bentuk komitmen Rumah Zakat dalam membantu warga yang sedang menghadapi krisis air bersih.
“Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Melalui penyaluran 16.000 liter air bersih ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang telah berbulan-bulan mengalami kesulitan mendapatkan air. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Rumah Zakat sehingga bantuan ini dapat tersalurkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Saibani.
Sementara itu, Lurah Mekarsari, H. Fatani, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Rumah Zakat terhadap warganya yang sedang menghadapi musim kemarau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat Kota Cilegon beserta para donatur atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat Gunung Batur 1 dan Gunung Batur 2. Bantuan ini sangat membantu warga yang selama beberapa bulan terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap H. Fatani.
Rasa syukur juga disampaikan oleh Hafifudin (50), warga Gunung Batur 2, yang merasakan langsung manfaat dari bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan air bersih ini. Sudah cukup lama kami mengalami kesulitan mendapatkan air, sehingga bantuan ini benar-benar sangat berarti bagi keluarga kami. Terima kasih kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan kesehatan, rezeki yang berlimpah, dan keberkahan. Aamiin,” tutur Hafifudin.
Melalui program penyaluran air bersih ini, Rumah Zakat berharap dapat membantu masyarakat melewati musim kemarau dengan lebih baik. Rumah Zakat juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian, sehingga semakin banyak keluarga yang terbantu ketika menghadapi bencana maupun kesulitan hidup.(*/red)

