LINTASBANTEN.CO.ID – Kabar mengejutkan datang dari Kangen Band. Dodhy Hardiyanto, founder sekaligus gitaris Kangen Band, mengumumkan bahwa band yang didirikannya tersebut telah bubar.
Pernyataan itu disampaikan Dodhy melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dodhyofficial, pada Sabtu, 12 September 2026.
Dalam pernyataannya, Dodhy menyebut keputusan membubarkan Kangen Band berkaitan dengan adanya dugaan “kezoliman” di internal band. Ia juga meminta para personel maupun event organizer (EO) tidak membawakan lagu-lagu ciptaannya yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Kangen Band.
“Bismillah saya dengan sadar menyatakan kangen band bubar di karnakan ada kezoliman di dalam nya, saya selaku owner dan founder kangen band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama, untuk para personil yang terlibat dan para EO, dilarang keras member dari ex kangen band membawa lagu-lagu ciptaan saya,” tulis Dodhy. Dodhy kemudian menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih.
Pernyataan pembubaran tersebut menjadi perhatian karena muncul ketika aktivitas Kangen Band masih terlihat berlangsung.
Akun resmi Kangen Band tercatat masih aktif dan sekitar enam jam sebelum Dodhy mengunggah pernyataan pembubaran, akun tersebut merepost penampilan Kangen Band di Queen Elizabeth Stadium, Wanchai, Hong Kong.
Kondisi tersebut membuat pengumuman Dodhy terlihat cukup mendadak. Namun, hingga kini belum ada respons dari akun resmi Kangen Band terkait pernyataan tersebut.
Sementara itu, kolom komentar pada unggahan Dodhy di akun Instagram pribadinya diketahui ditutup.
Dodhy Hardiyanto merupakan salah satu sosok penting dalam perjalanan Kangen Band. Selain menjadi gitaris, ia dikenal sebagai founder sekaligus pencipta sejumlah lagu Kangen Band.
Band tersebut berdiri di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Dalam perjalanan kariernya, Dodhy disebut berada di balik sekitar 90 persen karya Kangen Band.
Sejumlah lagu yang disebut sebagai ciptaannya antara lain “Tentang Bintang”, “Selingkuh”, “Biarkan Aku Menangis”, hingga “Cinta Sampai Mati”, yang kembali viral pada 2022 setelah dirilis ulang.
Karena itu, larangan yang disampaikan Dodhy untuk tidak membawakan lagu-lagu ciptaannya menjadi salah satu bagian penting dalam pengumuman pembubaran Kangen Band tersebut.
Formasi terakhir Kangen Band diisi oleh Andika Mahesa sebagai vokalis, Dodhy Hardiyanto pada gitar, Rustam Wijaya alias Tama sebagai gitaris ritme, serta Novri Azwar alias Bebe sebagai bassis.
Sebelum formasi tersebut kembali terbentuk, Kangen Band juga pernah mengalami perubahan internal. Salah satunya terjadi pada 2012 ketika Andika keluar dari band karena persoalan dengan label. Andika kemudian kembali bergabung dengan formasi asal Kangen Band pada 2021.
Meski Dodhy secara terbuka menyebut adanya “kezoliman” sebagai alasan pembubaran Kangen Band, hingga pernyataan tersebut disampaikan belum terdapat penjelasan lebih rinci mengenai persoalan yang dimaksud.
Personel lain maupun pihak terkait juga belum memberikan tanggapan atas pengumuman tersebut.
Dengan demikian, alasan yang disampaikan Dodhy sejauh ini masih berdasarkan pernyataannya sendiri melalui akun Instagram pribadinya. Belum ada keterangan dari pihak lain yang dapat menjelaskan secara lebih lengkap mengenai persoalan internal yang ia sebut sebagai “kezoliman”.
Kangen Band sendiri dikenal sebagai salah satu grup musik pop Melayu yang memiliki perjalanan panjang di industri musik Indonesia. Nama mereka mulai melejit setelah album perdana “Tentang Aku, Kau & Dia” dirilis pada 2007 dan sejumlah lagunya mendapat perhatian luas dari pendengar musik Indonesia. (luq)







