Target 60 Ribu Suara, PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Dorong Dede Rohana di Pilkada 2029

Target 60 Ribu Suara, PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Dorong Dede Rohana di Pilkada 2029
Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto saat meresmikan kantor DPD PAN Kota Cilegon, Minggu (20/9/2026). Foto luqman/lintasbanten.co.id

LINTASBANTEN.CO.ID – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai memasang target besar untuk Pemilu 2029 di Kota Cilegon. Tak sekadar mempertahankan posisi sebagai salah satu pimpinan DPRD, PAN Cilegon menargetkan perolehan suara meningkat hingga 60.000 suara untuk membuka peluang merebut kursi Ketua DPRD Kota Cilegon.

Target tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Cilegon Dede Rohana Putra dalam agenda Pelantikan DPC PAN dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD PAN Cilegon di DRP Hall, Minggu (20/9/2026).

Dede menyebut capaian PAN pada Pemilu 2024 menjadi pijakan untuk meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang. Ia menargetkan suara PAN di DPRD Provinsi Banten maupun DPRD Kota Cilegon sama-sama mengalami peningkatan signifikan.

“Kalau hari ini (Pileg 2024) Provinsi dapat 44.000, DPRD Kota 34.000, besok (pileg 2029) harus naik menjadi 60.000, tapi linier dengan DPRD Kota Cilegon, agar kita menjadi Ketua DPRD Kota Cilegon,” pungkasnya.

Target tersebut sekaligus menunjukkan ambisi PAN Cilegon untuk meningkatkan posisi politiknya di tingkat legislatif. Pada Pileg 2024, PAN disebut memperoleh suara tertinggi untuk DPRD Provinsi Banten dari Dapil Kota Cilegon, sementara perolehan suara DPRD Kota Cilegon berada di posisi keempat.

Meski demikian, perolehan kursi membuat PAN menjadi salah satu unsur pimpinan DPRD Kota Cilegon.

Dede menegaskan target pada Pemilu 2029 tidak hanya diarahkan pada satu jenjang pemilihan. Struktur partai di tingkat DPD, DPC hingga DPRT didorong untuk bekerja meningkatkan perolehan suara PAN pada DPRD Kota Cilegon, DPRD Provinsi Banten maupun DPR RI.

“Tapi karena perolehan kursinya lebih banyak kita jadi salah satu pimpinan DPRD Kota Cilegon. Berikutnya target para DPRT, pengurus DPC dan seluruh pengurus DPD meraih suara DPRD Provinsi, DPR RI, dan DPRD Kota Cilegon bisa sama-sama tertinggi nomor satu,” kata pria yang kerap disebut Crazy Rich Cilegon itu.

Target PAN Cilegon pada 2029 tidak berhenti pada perebutan kursi pimpinan DPRD. Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto secara terbuka menyebut nama Dede Rohana untuk didorong sebagai calon Wali Kota Cilegon.

Yandri menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelantikan pengurus DPC PAN se-Kota Cilegon sekaligus Rakerda I DPD PAN Cilegon.

Pelantikan DPC PAN dan Rapat Kerja Daerah atau Rakerda 1 DPD PAN Cilegon di DRP Hall, Minggu (20/9/2026). (Foto Istimewa)

 

Menurut Yandri, konsolidasi yang dilakukan Dede bersama jajaran PAN Cilegon menjadi salah satu dasar optimisme partai untuk meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

“Saya dengan melihat konsolidasi yang dilakukan saudaraku Dede Rohana Putra dan tim semakin membuat kita yakin Cilegon bisa lebih baik dari sekarang (3 besar),” katanya kepada awak media.

Yandri menyebut PAN Cilegon saat ini telah memiliki posisi sebagai salah satu pimpinan DPRD Kota Cilegon. Karena itu, ia menilai target partai pada periode berikutnya harus ditingkatkan.

“Target kita tentu harus lebih dari Wakil Ketua (DPRD Cilegon). Kita ingin jadi Ketua DPRD dan akan mengusung Saudaraku Dede Rohana menjadi Calon Wali Kota Cilegon,” ungkapnya.

Dorongan tersebut memperlihatkan bahwa PAN Cilegon menyiapkan agenda politik 2029 di dua jalur sekaligus, yakni meningkatkan kekuatan legislatif melalui Pemilu 2029 dan menyiapkan figur untuk kontestasi Pilkada Kota Cilegon.

Yandri juga menilai Dede Rohana memiliki modal politik untuk didorong dalam kontestasi di Kota Cilegon. Ia menyinggung usia Dede yang masih muda, kedekatannya dengan berbagai kalangan serta perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2024.

“Saudaraku Dede jelas masih muda, potensial, energik, humble, dekat dengan semua orang dan dia suara tertinggi DPRD Provinsi Banten di Dapil Cilegon, artinya secara ketokohan idividual sudah sangat bagus,” paparnya.

Namun, Yandri menilai kekuatan figur tersebut tetap membutuhkan dukungan struktur organisasi partai. Karena itu, konsolidasi hingga tingkat bawah menjadi bagian penting dari target PAN Cilegon menghadapi Pemilu 2029.

Lebih lanjut, Yandri menilai semua hal itu tentu perlu ditopang dengan kekompakan struktur partai sampai ke tingkat TPS, plosok-plosok gang hingga pingiran-pinggiran kota.

“Dari sosok kepribadian dan secara pribadi saudaraku Dede Rohana tidak perlu diragukan lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Banten Irna Narulita mengatakan konsolidasi internal harus berjalan beriringan dengan kehadiran kader di tengah masyarakat.

“Masyarakat menunggu kita ada di mana, kita berpihak kepada masyarakat. Sambil konsolidasi kami juga turun ke bawah untuk mendampingi mereka, kebutuhan mereka apa, solusinya apa. Selama ini kami ada di tengah masyarakat, dengan begitu mereka akan menjatuhkan pilihan ke PAN,” ungkapnya.

Irna juga menyebut DPW PAN Banten memiliki target untuk masuk tiga besar perolehan suara di tingkat Provinsi Banten. Target tersebut menjadi bagian dari konsolidasi PAN di delapan kabupaten dan kota.

“Kami berharap tidak hanya di Kota Cilegon, tapi 8 kabupaten kota rata semua pegang palu (Pimpinan DPRD). Minimal di Wakil, lebih bagus lagi menjadi Ketua DPRD,” tandasnya. (luq)