LINTASBANTEN.CO.ID – Kondisi bangunan SD Negeri Serang Ilir di Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Cilegon.
Anggota Komisi II DPRD Kota Cilegon, Hidayatulloh, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon segera menindaklanjuti kebutuhan perbaikan sekolah tersebut. Permintaan itu disampaikan setelah Komisi II melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
“Masih banyak di Cilegon ini sekolah-sekolah yang perlu perbaikan salah satu contoh di dapil kami SD Negeri Serang Ilir di Kelurahan Randakari itu kondisi fisik bangunannya sudah sangat kurang layak,” ujar Hidayatulloh saat ditemui di ruang Komisi II DPRD Kota Cilegon, Kamis (15/10/2026).
Hidayatulloh berharap SD Negeri Serang Ilir menjadi salah satu sekolah yang diprioritaskan dalam program perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, kondisi bangunan sekolah perlu mendapat perhatian agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Kami tekankan mudah-mudahan usulan kami di dapil kami di Ciwandan SD Negeri Serang Ilir yang kondisinya sangat memprihatinkan bisa segera direvitalisasi,” terangnya.
Ia menambahkan, peninjauan bersama anggota Komisi II dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan dan kebutuhan perbaikan sekolah. Ia juga berharap Dindikbud memperhatikan sekolah-sekolah lain di Kota Cilegon yang membutuhkan penanganan serupa.
“Saya langsung datang ke lokasi bersama kawan-kawan Komisi II mengecek kesana dan kondisinya memang harus segera diperbaiki dan harapan kami seluruh sekolah yang ada di Cilegon juga menjadi perhatian dindikbud,” terangnya.
“Pendidikan ini adalah hal yang sangat mendasar. Bangunan juga sangat dibutuhkan supaya adik-adik kita mengikuti proses belajar ini bisa aman dan nyaman,” tambahnya.
Selain kondisi fisik bangunan yang sudah tua, keterbatasan lahan menjadi persoalan lain di SD Negeri Serang Ilir. Hidayatulloh menyebut halaman sekolah relatif kecil sehingga membatasi ruang untuk kegiatan ekstrakurikuler maupun upacara bendera.
Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, berdasarkan komunikasi dengan dewan guru, komite sekolah, dan kepala sekolah, muncul usulan pembangunan dengan konsep bertingkat atau dacthing. Konsep tersebut memungkinkan ruang di bagian bawah bangunan dimanfaatkan untuk kegiatan siswa, sedangkan ruang kelas ditempatkan di bagian atas.
Meski demikian, kata dia rencana pembangunan tersebut tetap perlu mempertimbangkan kemampuan anggaran serta tingkat kebutuhan sekolah.
Hidayatulloh menegaskan, perbaikan bangunan sekolah menjadi kebutuhan yang harus diperhatikan agar fasilitas pendidikan dapat menunjang aktivitas siswa secara optimal.
“SD Negeri Serang Ilir Kelurahan Randakari, kami sudah ajukan mudah-mudahan di 2027 bisa diperbaiki karena bangunannya sudah tua,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyatakan bahwa perbaikan SD Negeri Serang Ilir telah diusulkan untuk tahun anggaran 2027.
“Ya di anggaran 2027 sudah diusulkan,” singkatnya. (luq)







